Inovasi Dalam Penelitian Diabetes

 

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang banyak mendapat perhatian serius masyarakat saat ini. Tidak aneh, jika berbagai penelitian dilakukan untuk menurunkan risiko serangan penyakit tersebut. Salah satunya adalah Nestle.
 
Melalui Nestle Institute of Health Sciences (NIHS), saat ini perusahaan multinasional tersebut mengembangkan program penelitian inovatif terhadap diabetes. Studi dilakukan berdasarkan model sel dari pankreas manusia, yang memiliki peranan penting dalam mengontrol glukosa darah. NIHS menciptakan model dengan menggunakan stem cell technology, di bawah lisensi ViaCyte. Penelitian ini tanpa melibatkan embrio manusia, karena menggunakan metode pioneering reverse engineering. Teknologi ini akan membantu untuk mempelajari mekanisme pengaturan glukosa darah pada tingkat molekuler dan mendapatkan penjelasan yang lebih baik mengenai permasalahan yang terjadi pada penderita diabetes.
 
Kedepannya NIHS akan mengembangkan teknologi yang sama untuk meneliti aspek lain berkaitan metabolisme, seperti kesehatan saluran cerna dan otak. Tujuannya adalah agar hasil penelitian tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan solusi gizi personal dalam rangka meningkatkan kesehatan dan mencegah serangan penyakit kronis, semisal diabetes.
Head of NIHS, Prof. Emmanuel E. Baetge, mengungkapkan bahwa teknologi tersebut tidak hanya akan memberikan metode unik dalam mempelajari diabetes di laboratorium, “tetapi juga akan meningkatkan kemampuan dan kompetensi kami dalam melakukan penelitian untuk kesehatan manusia.” Fri-09
 
(FOODREVIEW INDONESIA | VOL. VII/NO. 4/APRIL 2012)

Artikel Terkait