Prospek Industri Pangan 2012

Selain berperan dalam pembentukan berbagai cairan tubuh, air juga terdapat dalam otot dan berguna menjaga tonus otot sehingga mampu berkontraksi. Hal tersebut diungkapkan oleh Health Marketing Director Aqua, dr.Regina Karim. “Tidak hanya itu, air juga menyerap dan menghantarkan panas ke seluruh tubuh, menjaga suhu  tubuh tetap stabil. Melalui penguapan dan keringat, air juga membantu mendinginkan tubuh,” ujar Regina.

 

Lebih lanjut Regina juga menjelaskan fungsi air dalam sendi. Menurutnya, air berperan penting sebagai pelumas pada sendi. “Tulang rawan mengandung banyak air sehingga permukaan sendi dapat bergeser dengan bebas dan kerusakan akibat gesekan menjadi minimal,” tambah Regina. Tidak hanya itu, air menjaga organ seperti otak dan mata agar tidak mengalami banyak guncangan.
Air juga berada dalam sel tubuh sebagai media transportasi yang senantiasa berperan dalam proses metabolisme.
 
Orang dewasa membutuhkan air minimal 2 liter/hari. Dehidrasi terjadi akibat ketidakseimbangan antara cairan tubuh yang keluar dengan yang masuk ke dalam tubuh. Jadi dehidrasi adalah keadaan dimana air yang keluar dari tubuh lebih banyak dari air yang masuk ke dalam tubuh. Saat seseorang mengalami dehidrasi tentunya ia perlu segera mendapatkan asupan air sesegera mungkin.
Dehidrasi ringan saja, kekurangan air sekitar 1,5% berat badan pada pria dapat menurunkan kewaspadaan dan daya ingat visual, meningkatkan rasa tegang, cemas, dan lelah. Sementara itu, pada wanita, kekurangan cairan 1,3% berat badan saja dapat menurunkan kewaspadaan visual, mood, konsentrasi, dan menimbulkan sakit kepala. Untuk menghindari hal ini, dianjurkan minum air sebelum merasa haus, karena haus merupakan tanda tubuh telah mengalami dehidrasi.
Dehidrasi ringan bila dialami terus-menerus dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit seperti infeksi saluran kemih, batu ginjal, dan susah buang air besar. Karena itu sangat penting membiasakan diri minum air putih yang cukup minimal 2 liter sehari. “Minumlah air putih berkualitas yang terjaga sejak dari sumbernya dan mengandung mineral alami yang seimbang, karena mineral berperan penting dalam proses metabolisme tubuh,” ungkap Regina.
Kualitas air yang kita minum harus diukur dari 3 aspek, yaitu fisik, kimiawi dan biologis. Dari aspek fisik, bahan air minum tidak boleh berwarna, berbau, berasa dan keru. Dari aspek kimiawi, bahan air minum tidak boleh mengandung unsur-unsur berbahaya dan beracun seperti halnya unsur-unsur logam berat (Hg, Pb, Zn, Ag, dan lain-lain), termasuk juga zat-zat beracun seperti senyawa hidrokarbon dan deterjen. Selain itu, unsur-unsur kimia lainnya pun tidak boleh melebihi ambang batas yang telah ditentukan. Aspek biologis, air minum tidak boleh mengandung mikroba khususnya bakteri koli.
Oleh sebab itu, penting untuk memilih air minum yang berasal dari sumber alami dan terlindung, karena sumber air akan menentukan kualitas air. Pastikan bebas dari pencemaran polusi, pestisida, logam berat, kotoran biologis, deterjen dan bahan kimia lainnya. “Selain itu, sebaiknya juga mengandung mineral alami seimbang yang baik dan berguna untuk tubuh,” kata Regina.
Mengingat pentingnya konsumsi air, produsen Danone Aqua giat mensosialisasikan pengetahuan tentang hidrasi ke semua lini dengan bekerja sama antara lain dengan asosiasi kedokteran, asosiasi gizi, asosiasi kesehatan masyarakat, para akademisi, dan departemen kesehatan. Brand Director Aqua, Febby Intan, mengungkapkan bahwa kini air telah diterima sebagai dasar dalam tumpeng gizi seimbang, yang telah diterima oleh para ahli gizi dan para ahli kesehatan sebagai pedoman hidup sehat (Gambar 1). “Danone Aqua juga bekerja sama dengan Ikatan Dokter  Indonesia (IDI) juga mensosialisasikan dan membagikan stiker PURI (Periksa Urin sendiRI)” tutur Febby. Stiker tersebut bisa digunakan sebagai panduan untuk mengecek warna urin, guna memeriksa kadar hidrasi, apakah kita terhidrasi dengan baik atau kurang baik. Metode ini dikembangkan oleh Profesor Lawrence Armstrong. Stiker PURI ini dapat diperoleh secara cuma - cuma dengan menulis e-mail ke : stiker_puri@ yahoo.com atau kartu_puri@yahoo.com

Industri pangan Indonesia menghadapi berbagai tantangan pada 2011 lalu. Tantangan tersebut akan terasa semakin berat di 2012. Namun demikian, masih terdapat optimisme yang tinggi dalam menyongsong tahun baru ini.

 

Artikel bersambung...
Klik Next › untuk melanjutkan membaca.