Teknologi Pickering Emulsion: Untuk Edible Film/Coating Ramah Lingkungan


Oleh Ata Aditya Wardana
Department of Food Technology BINUS University

Industri pangan terus berupaya menghadirkan teknologi pengemasan inovatif demi keamanan dan mutu produk, termasuk aplikasi edible film/coating yang ramah lingkungan dan memperpanjang umur simpan. Tantangan utama dalam pengembangan edible film/coating terletak pada stabilitas formulasi emulsi konvensional. Untuk mengatasi hal ini, pickering emulsion muncul sebagai alternatif menjanjikan. Sistem emulsi yang distabilkan oleh partikel padat ini menawarkan terobosan signifikan dalam meningkatkan stabilitas dan fungsionalitas edible film/coating, membuka jalan bagi pengembangan kemasan pangan yang lebih efektif dan berkelanjutan, yang akan menjadi fokus pembahasan dalam artikel ini.

dible film adalah lapisan tipis yang dapat dimakan dan diaplikasikan secara langsung pada produk pangan atau digunakan sebagai pembungkus, sedangkan edible coating merupakan lapisan tipis yang diaplikasikan langsung ke permukaan produk pangan untuk memberikan perlindungan tambahan. Edible film/ coating dapat dikatakan satu tingkat lebih tinggi dibandingkan dengan teknologi pengemas biodegradable yang digunakan pada berbagai produk pangan untuk mengendalikan perpindahan air, pertukaran gas, dan proses oksidasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan terhadap sustainable packaging semakin meningkat, seiring dengan kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan dan keamanan pangan. Berdasarkan laporan Grand View Research, Inc., pasar kemasan pangan global diperkirakan bernilai USD 272,93 miliar pada tahun 2023 dan diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 7,6% dari tahun 2024 hingga 2030. Lebih lanjut, Data Bridge Marjet Research mencatat bahwa pasar edible film/coating diperkirakan bernilai USD 3,01 miliar pada tahun 2023 dan diproyeksikan mencapai USD 4,97 miliar pada tahun 2031, dengan CAGR sebesar 6,50% selama periode perkiraan 2024 hingga 2031. Pertumbuhan ini menunjukkan peluang besar bagi edible film/coating sebagai alternatif kemasan konvensional berbasis plastik.

Keunggulan edible film/coating diantaranya seperti biodegradabilitas, kemampuan meningkatkan kualitas sensoris produk, serta kompatibilitas dengan berbagai bahan aktif seperti antioksidan dan antimikroba menjadikannya solusi inovatif di sektor industri pangan. Beberapa aplikasinya adalah untuk produk dairy, roti dan kembang gula, buah dan sayuran, daging, unggas, dan seafood. Bahan utama penyusunnya terdiri dari polimer alami seperti protein (gelatin, kasein, zein, whey protein), karbohidrat (pati, alginat, pektin, kitosan, selulosa), dan lipida (wax, asam lemak), yang dapat dikombinasikan dengan plasticizer dan filler untuk meningkatkan sifat fungsionalnya. 

Emulsi konvensional edible film/coating
Edible film/coating berbasis emulsi oil-in-water (o/w) banyak dikembangkan karena kemampuannya dalam meningkatkan sifat fungsionalnya. Dalam sistem ini, fase kontinu berupa matriks edible yang terdispersi dalam air, sedangkan fase terdispersinya terdiri dari komponen hidrofobik yang distabilisasi oleh emulsifier sintetik. Contoh sistem ini dapat dilihat pada Gambar 1. Emulsi ini memungkinkan distribusi droplet secara merata, seperti minyak esensial atau lipid, yang berperan dalam meningkatkan sifat barrier, termasuk terhadap kelembapan dan gas. Selain itu, kombinasi fase air dan minyak dalam emulsi juga memungkinkan penambahan berbagai bahan aktif, seperti antioksidan dan antimikroba, yang dapat meningkatkan stabilitas dan keamanan pangan. 


Namun, penggunaan pengemulsi sintetis dalam formulasi memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Beberapa jenis pengemulsi sintetis dapat memicu reaksi alergi pada individu yang sensitif. Selain itu, adanya kekhawatiran mengenai keamanan pangan terkait dengan akumulasi bahan kimia sintetis dalam tubuh juga menjadi isu. Lebih lanjut, kemampuan dalam menstabilisasi masih kurang memuaskan pengguna, mendorong penelitian lebih lanjut untuk menggantikan pengemulsi sintetis dengan alternatif alami yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Pickering emulsion dalam pengembangan edible film/ coating

Artikel bersambung...
Klik Next › untuk melanjutkan membaca.
Halaman 1 dari 4

Artikel Terkait